Cari

Dieter Nicolas

Youth Pastor | The man who THINK he CAN | Proud to be me with all the bad and good inside.

THIS IS YOUTH !!!

Nulis-nulis

Dia yang berjanji, Dia yang mengenapiNya. 

Lakukan apa yang menjadi bagian kita, biar Dia yang melakukan apa yang jadi bagianNya. 

Hidup itu bukan soal PASRAH

Hidup itu soal PERJUANGAN 

Mati itu bukan KAPANnya

Mati itu bagaimana CARAnya 
Ada orang yg diingat karena OTAKnya, 

Ada pula karena PERBUATANnya, 

Ada yang diingat karena CINTAnya, 

Ada pula karena HATInya. 

Sesuatu yang ada di HATI seringkali tidak berdampak apa-apa bila tidak di EKSPRESIKAN keluar. 

Sesuatu yang di KERJAKAN keluar pun tidak berdampak banyak apabila tidak di iringi dengan NIAT yang tulus. 

Selamat menuai janji Tuhan kawan karena BERKAT itu tidak ditaruh DILUAR jangkauanmu, berkat itu ditaruh DISEKITAR jangkauanmu. 

#kingdomCulture 

[@dieternicolas] 

Viva wongKEREN

JANJI TUHAN

“Tuhan yang berjanji, Tuhan yang akan menggenapi”

Itu yang seringkali kita dengar di mimbar-mimbar gereja dan saya juga setuju dengan itu.

Akan tetapi …

Dalam kenyataan hidup seringkali apa yang Tuhan janjikan seakan-akan seperti sebuah perjalanan panjang yang tidak berujung … Panjang dan Berat.

Ingat bahwa …

Tuhan tidak pernah menjanjikan jalan yang mudah untuk menggapai janjiNya dengan Tujuan :

Agar HATI kita, KARAKTER kita, HIDUP kita SIAP untuk menerima janji Tuhan itu.

Fokus Tuhan bukan pada JanjiNya, Fokus Tuhan menjadikan manusia serupa dan segambar dengan-Nya.

[@dieternicolas]
Viva wongKEREN
#kingdomCulture

View on Path

.

ANTIHEDONIS
Menciptakan Gaya Hidup Kerajaan Allah

17 september 2016
APL tower Lt. 27
Cental Park Praise Center
09.00-13.00
Rp. 30.000,-/org (incl. Snack)

For REGISTRATION & CONFIRMATION
Bank BCA no. rek. 3721213003
An. ANDREAS TAN

NO HP : 0812.8210.811 (andreas tan)

HIDUP ITU MURAH, GAYA HIDUP YANG MAHAL
#antihedonismovement

View on Path

HIStory MAKER

Sekarang adalah saatnya memilih pemimpin dunia dan keputusan anda berpengaruh besar terhadap siapa yang akan menjadi pemenang. Berikut adalah fakta mengenai ketiga calon tersebut.

Calon A: dihubung-hubungkan dengan politisi jahat dan sering berkonsultasi dengan astrologis, punya dua istri muda, dia juga seorang perokok berat dan 8 – 10 botol martini setiap hari.

Calon B: dipecat dua kali dari kantor dan selalu bangun sore hari, pernah memakai narkoba waktu kuliah dan minum wiski setiap sore hari.

Calon C: dianggap sebagai pahlawan perang, vegetarian, tidak merokok, hanya sesekali minum bir, tidak pernah berselingkuh.

Siapa diantara ketiga orang ini yang akan anda pilih? Mungkin anda tidak akan pernah menduga, siapa sebenarnya calon-calon ini:

Calon A adalah Franklin D Roosevelt
Calon B adalah Winston Churchill
Calon C adalah Adolf Hitler

Sekali lagi sejarah mengajarkan untuk tidak melihat dan menilai seseorang dari penampilan.

[@dieternicolas]
Viva wongKEREN

View on Path

Bukan hanya sekedar TUA

Ketika burung hidup, ia makan semut.
Ketika burung mati, semut makan burung.
Jadi, waktu berputar kapan saja.

Maka jangan MERENDAHKAN siapapun dalam hidup ini. Sepatutnyalah kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena SIAPA mereka, tetapi karena siapakah DIRI kita sendiri.

Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita…..

Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.

Jadi, Satu pikiran negatif dapat MEMBAKAR semua pikiran positif.

Sebuah kapal dibuat untuk berada di tengah lautan & bukan hanya diam di dermaga.
Manusia dilahirkan untuk mengarungi kehidupan & bukan menunggu kehidupan ini berakhir.

Mengarungi kehidupan akan banyak ombak & mungkin badai yg akan dihadapi tetapi itulah seni dari kehidupan.Terus kembangkan layar & nikmati perjalanan hingga sampai ke tujuan.

Jangan takut jatuh & salah, setiap kesalahan yg dilakukan adalah bagian dari proses pembentukan kepribadian. Jangan sesali & mengulanginya. Sesalilah jika tidak berubah.

Mendung bukan untuk membuat langit jadi gelap tetapi untuk memberi kabar gembira akan sejuknya air hujan.

Luka bukan untuk menyiksa tetapi untuk menyadarkan bahwa kita hanyalah ”Manusia Biasa”

Indahnya kehidupan, bukan terletak dari banyaknya harta tetapi pada bagaimana menyikapi KEHIDUPAN ini dengan penuh syukur.

Hidup adalah PERUBAHAN pola pikir yg POSITIF untuk membawa kita ke kehidupan yg lebih baik dan lebih dewasa, bukan sekedar menjadi tua.

[@dieternicolas]
Viva wongKEREN

View on Path

Tidak ada New York hari ini. 

Tidak ada New York hari ini
Tidak ada New York kemarin
Aku sendiri dan tidak berada disini
Semua orang adalah orang lain
Ku peluk tubuh sendiri
Dan Cinta engkau tidak ingin aku matikan mata lampu
Jendela terbuka dan masa lampau memasukiku sebagai angin

Meriang … Meriang
Aku meriang ….

Kau yang panas dikening
Kau yang dingin dikenang.

#aadc2

[@dieternicolas]
Viva wongKEREN

GAGAL move on nih ….

View on Path

Guruku Sayang, Guruku Malang

Sebenernya saya males posting yang begini2an, cuma setelah direnungkan memang ada benarnya juga.

Ini pemikiran saya :

Masi ingat slogan “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa” ? Pasti masi dunk, kalimat ini pasti tergiang-giang dikepala kita saat mendengar kata GURU.

Guru adalah ujung tombak dalam dunia pendidikan, dimana guru selalu bersentuhan langsung dengan peserta didik dalam pembelajaran di ruang kelas. Melalui proses belajar dan mengajar inilah awal dari kualitas sebuah pendidikan. Artinya, secara keseluruhan kualitas pendidikan berawal dari kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru di ruang kelas.

Saya kutip perkataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu,

“Ini yang harus digarisbawahi. Saya yakin bahwa karya guru akan melukiskan wajah masa depan RI,” kata Presiden saat berpidato dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2015 di Istora Senayan Jakarta, Selasa (24/11).

Menurut Jokowi, kualitas manusia Indonesia ditentukan oleh para guru, sehingga para pengajar ini membentuk anak Indonesia yang bekerja berdasarkan etos kerja dalam karya. “Saya ingin ajak semua untuk gunakan momentum ini mengingatkan peran penting guru dalam pendidikan karakter bangsa,” kata Presiden.

Jokowi juga menyebut guru adalah agen perubahan karakter bangsa. “Itu bisa dimulai di kelas, di sekolah. Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tapi sebagai arena pembelajaran anak membentuk karakter,” katanya.

Pertanyaan yang sangat mendasar adalah ini kah cara bangsa kita memperlakukan guru ?

Guru bidang studi biologi SMP Negeri 1 Bantaeng, Nurmayani, dibui di Rumah Tahanan Klas II Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Nurmayani menjadi tahanan titipan Kejaksaan Negeri Bantaeng di rutan tersebut sejak Kamis (12/5/2016), sambil menunggu kasusnya disidangkan di pengadilan.

Nurmayani dilaporkan ke polisi oleh orangtua murid, karena mencubit anak didiknya.

Menurut pihak keluarga, Nurmayani sudah mengajukan permohonan maaf dan damai atas kasus itu, namun tidak direspons oleh keluarga siswa.

Guru biologi tersebut mencubit muridnya lantaran saat hendak melaksanakan shalat Dhuha di Mushallah sekolah, dua orang murid main siram-siram air sisa pel dan mengenai ibu guru Maya.

IRONIS

Kok bisa sih masalah sepele gini aja harus pake dibawa ke pengadilan, sedangkan yang menghina LAMBANG NEGARA dijadikan Duta Pancasila ?

Dan setelah saya nonton film “My Stupid Bos” …. Saya harus ngomong ini sih buat itu HAKIM.

“eh hakim, elu bisa jadi hakim kaya sekarang ini karena siapa ? TEMPE BANGET SEH”

Dan setelah saya nonton film “Ada Apa Dengan Cinta 2” …. Saya juga harus kutip puisinya rangga buat si HAKIM.

“Tidak ada Hakim (new york) hari ini
Tidak ada Hakim (new york) kemarin”
….. Kalo ga ada GURU dimasa lampau.

GURU ku Sayang, GURU ku Malang

#saveguru

[@dieternicolas]
Viva wongKEREN

View on Path

Kompas hari ini …

Kompas hari ini ….

Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia”, itulah perkataan founding father Presiden Pertama Indonesia yang menegaskan betapa pentingnya peran pemuda dalam kemajuan bangsa dan Negara.

Baik buruknya suatu Negara dilihat dari kualitas pemudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan Negara.

Generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global.

Saya melihat kondisi pemuda Indonesia saat ini, mengalami degradasi moral, terlena dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda.

Tataran moral, sosial dan akademik, pemuda tidak lagi memberi contoh dan keteladanan baik kepada masyarakat sebagai kaum terpelajar, lebih banyak yang berorientasi pada hedonisme (berhura-hura), tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini, dalam urusan akademik pun banyak mahasiswa tidak menyadari bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam perubahan menuju kemajuan bangsa.

Tetapi ….

Saya percaya dan optimis bahwa masih banyak Pemuda indonesia yang siap berjuang membangun kota, bangsa dan negri Indonesia ini.

Karena Saya melihat bahwa pemuda akan lebih bersifat kreatif untuk melakukan pergerakan ketika kondisi atau suasana di sekitarnya mengalami kerumitan, terdapat banyak masalah yang di hadapi yang tidak kunjung terselesaikan.

MAJU PEMUDA INDONESIA UNTUK PERADABAN YANG LEBIH BAIK.

[@dieternicolas]
Viva wongKEREN

#indonesiasejahtera

View on Path

Blog di WordPress.com.

Atas ↑